7 Cara Ampuh Membangun Personal Brand Sebagai Penulis Bersama Tim

7 Cara Ampuh Membangun Personal Brand Sebagai Penulis Bersama Tim

“Susah nih bangun personal brand, karena harus sewa blog yang harganya terkadang mahal!”

“Bangun personal brand di blog itu buat kepala pusing! Karena harus atur jadwalnya lagi ketika posting!”

“Walaupun sekarang udah banyak sih digital marketer yang jual hosting murah untuk buat blog professional, tetapi masih aja terbilang mahal kalau menyewanya sendiri. Apalagi domainnya .com-nya yang mencapai ratusan harganya!”

Mungkin begitulah yang sedang kamu rasakan saat berencana untuk membuat blog sendiri untuk personal brand penulis.

Namun, sebenarnya masalah tersebut bisa kamu atasi dengan berkerja bersama tim. Mulai dari menabung uang bersama, merencanakan hosting dan domain yang cocoknya apa, hingga mendesain website dan blognya yang seperti apa.

Semuanya dapat kamu lakukan dan belajar bersama tim tanpa khawatir investasi sendiri. Selain mendapatkan dukungan sesama tim, kamu juga akan mudah meraih impian yang dinanti-nantikan.

Sebagai penulis, blog tentunya merupakan sebuah wadah yang mampu mengubah kehidupan seorang penulis yang awalnya hanya berkerja diatur oleh client menjadi pekerjaan yang dapat mengatur client.

Artinya, apa? Platform blog kini bukan lagi hanya sebuah wadah yang hanya digunakan sebagai tempat curhat atau diary, tetapi juga bisnis. Bagaimana caranya kamu bisa mendapatkan penghasilan dari blog meskipun tanpa memiliki produk.

Nah, melalui konten artikel ini saya ingin membagikan tujuh langkah ampuh yang dapat kamu gunakan untuk membangun citramu sebagai penulis bersama tim. Yuk, lanjut baca artikelnya!

Menabung Uang Demi Manfaat

Kamu tahu gak sih kalau uang yang kamu tabung setiap harinya itu tidak harus kamu gunakan untuk diri sendiri lho, karena uang itu hanya alat sebagai pembayaran/pembelian bukanlah keajaiban yang memberikan sejuta manfaat.

Ketika kamu ingin mendapatkan manfaat yang banyak dari penyewaan blog, tentunya kamu membutuhkan alat yang banyak pula, yakni nilai dari suatu uang. Oleh karena itu, di sinilah kamu mesti mengumpulkan kawan-kawan penulis lainnya untuk bekerja sama dalam menyewa sebuah hosting atau domain.

Gemar menabung? Sudah pasti! Kamu mesti menyeleksi teman-teman penulis yang memiliki sedikit kecocokan dengan sifatmu, yaitu menabung.

Uang yang bernilai banyak itu tidak ada artinya dibandingkan manfaat yang sedikit, setimpal atau pun lebih, karena manfaat bukanlah tentang bagaimana seberapa banyak nilainya, tetapi seberapa berkualitasnya.

Maka dari itu, manfaat yang berkualitas bukanlah hal yang mudah untuk ditemukan, karena biasanya kita selalu stuck di kala tidak adanya teman yang memberi kehangatan.

Memberi Kehangatan di Kala Luang

Manfaat itu rasa sejuta kegunaan, makanya ketika kita ingin mendapatkan banyak kegunaan dari uang tabungan, kita mesti saling berbagi kehangatan bersama teman. Kehangatan yang hakiki itu datang dari teman yang melengkapi.

Ini perihal teman-berteman. Kalau kamu pandai dalam memilah-milih teman, saya yakin tip yang saya bagikan ini akan ampuh untukmu. Namun, sebaliknya kalau kamu gak bisa melakukan hal tersebut, maka kamu pasti akan merasakan sedikit kesulitan saat membujuk temanmu untuk memiliki satu visi denganmu.

Oleh karena itu, untuk melengkapi kebutuhan sesama teman, maka kamu harus memiliki sikap saling percaya, rendah hati, dan saling membantu sama lain dalam mencapai impian masing-masing menjadi Branded Writer.

Untuk mencapai sikap tersebut, tentunya sebagai Penulis kamu harus membiasakan setiap hari terhadap teman yang kamu pilih. Selain itu, kamu pun dapat membangun hubungan lebih dari teman, yaitu sahabat.

Dengan memiliki hubungan sebagai Sahabat, maka kehangatan saling mendukung pun dapat memberikan keikhlasan lebih dibandingkan hubungan yang hanya sekedar teman. Makanya, kalo punya sahabat itu jangan hanya manfaatkan sebagai tempat curhat, tetapi ajaklah mereka itu untuk saling berbagi perjuangan bersamamu.

Menyewa Mentor Untuk Mengasah Skill

Sebagai penulis, tentunya kamu tidak bisa memaksa dirimu untuk mampu dalam berbagai hal. Namun, perlu kamu ketahui kalau ingin membangun personal brand, maka yang harus kamu kuasai hanya satu niche.

Baca juga: Online Course Instagram Hack 2.0

Bagaimana yang dimaksud dengan satu niche? Banyak yang beranggapan kalau satu niche itu yang penting relate dengan kemampuan kita. Sebenarnya gak gitu konsepnya! Satu niche itu kamu memilih sebuah kemampuan yang benar-benar kamu kuasai tanpa beban.

“Tanpa beban” di sini bukan berarti kamu gak mesti belajar apa-apa tentang kemampuan yang kamu pilih tersebut. Justru kemampuan tanpa beban inilah yang berdampak dalam menimbulkan belajar sepenuh hati.

Oleh karena itu, kamu mesti mencari mentor yang dapat membantu kamu beserta teman-temanmu untuk menyelesaikan masalah yang ada dalam nichemu. Kemudian, di sinilah mental pembelajar sepenuh hati pun mulai terbentuk dalam dirimu.

Baca juga: Online Course Super Impacful Writer

Mempelajari sebuah niche dengan sepenuh hati akan sangat mudah diperjuangkan tanpa bermalas-malasan dibandingkan melakukan niche dengan sebuah paksaan. Di samping itu, tentukanlah mulai sekarang niche apa yang kamu rangkum bersama teman-temanmu?

Mengatur Jadwal Posting

Sebenarnya hal ini akan sangat mudah dilakukan bila kamu telah konsisten menulis setiap harinya, karena terdapat 50% sisi dari personal brand yang dapat menaikkan reputasimu sebagai Penulis. Makanya, kamu mesti matang dalam memilah-milih hari dan waktu terbaik untuk posting kontenmu.

Untuk memilih hari dan waktu yang tepat, tentunya kamu mesti menandai setiap rencana demi rencana yang akan kamu jadikan momen menulismu. Rapikan kalendermu dengan jadwal menulis dan hal yang bermanfaat, inilah yang paling penting!

Oleh karena itu, bila kamu mengatur jadwal posting itu sendirian, tentunya akan susah kalau terhalang dengan jadwal yang lain. Makanya, kamu mesti bekerja sama dengan tim.

Selain mudah dalam mengatur waktu, kontenmu pun akan terlihat lebih profesional seperti brand ternama, karena sistem kerjanya. Sistem kerja yang bagus akan berdampak pada kompetensi yang memuaskan.

Layaknya tubuh yang memiliki sistem kerja yang terus bergerak dari waktu ke waktu sebagai pertumbuhan dan perkembangan manusia. Jadi, kompetensi menulis yang kamu punya itu bukan hanya tentang bagaimana kamu menjadikannya sebagai “Makanan”, tetapi juga “Darah”, dan “Sirkulasi” sebagai jadwal menulisnya.

Membangun Konsistensi

Konsistensi memang terkadang banyak rintangan yang mesti dihadapi. Mungkin kebanyakan orang bertanya dan mengeluh,

“Untuk apa sih konsisten? Emang bisa cepat dapat cuan?”

“Yang penting kan aku udah nulis, lalu orang udah baca, kok!”

“Aku ada bisnis lain, jadi aku gak ada waktu nulis setiap hari!”

Ya, sebenarnya ini kembali lagi ke diri sendiri, sih. Semakin sedikit waktu yang kamu luangkan untuk menulis, maka semakin lambat pula pertumbuhan dan perkembangan personal brand yang kamu dapat. Begitu pun sebaliknya, semakin banyak waktu yang kamu luangkan untuk menulis, maka semakin cepat pula pula pertumbuhan dan perkembangan personal brand yang kamu dapat.

Baca juga: Bagaimana Cara Punya Waktu Khusus Untuk Menulis

Ada 15 cara konsisten yang saya temukan dalam website Life Hack sehingga dapat membuatmu tetap konsisten pada satu tujuan.

  1. Kenali impianmu
  2. Membuat langkah-langkah yang harus kamu lakukan untuk mencapai impianmu
  3. Membagi upaya dan tugasmu dalam beberapa segmen
  4. Memprioritaskan hal-hal yang penting, teratur, dan sistematis
  5. Tanyakan pada dirimu sendiri, “Kenapa kamu menulis?”
  6. Seringlah berdiskusi dengan keluarga dan teman terdekatmu
  7. Berikan reward kepada diri sendiri dengan melakukan hal favorit
  8.  Jangan pernah mengejar cuan/uang!
  9. Bertemanlah dengan orang-orang yang dapat memberimu dampak positif
  10. Bersiaplah untuk gagal, maka kamu akan siap menghadapi sebuah kesuksesan
  11. Lakukanlah hal-hal yang berada di dalam kendali dirimu
  12. Fokuslah pada tujuanmu!
  13. Tirulah bagaimana kesuksesan seseorang
  14. Intropeksi diri

Membentuk Kebersamaan

Sebenarnya kebersamaan itu terlahir bila kamu saling percaya dan menjaga satu sama lain, sehingga bila nantinya terjadi kegagalan, maka kamu akan merasa bahwa kegagalan adalah milik bersama. Kamu memang tidak akan tahu kapan kamu akan gagal, tetapi kegagalan pasti akan tahu kapan kamu akan diancam.

Sejatinya kebersamaan akan hadir ketika kamu mampu memberikan alasan (value) yang kuat untuk bersatu membangun personal brand bersama tim. Alasan (value) ini tentunya akan membutuhkan proses untuk saling keterkaitan satu sama lain.

Berbulan, bahkan bertahun-tahun adalah proses yang sangat panjang untuk terikat antara satu rindu dengan rindu yang lain, satu cerita dengan cerita yang lain, dan melewati berbagai pengalaman untuk berjuang bersama. Menulis itu bukanlah pekerjaan yang kaku dan keras untuk dilewati oleh seorang penulis.

Menulis pun merupakan tempat bercerita tentang kita berproses melewati rintangan berbagai masalah. Oleh karena itu, menulis itu tidak cocok untuk dikerjakan oleh robot. Menulis itu pekerjaan yang lahir dari ketulusan hati.

Berkolaborasi Untuk Membangun Reputasi

Reputasi merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kredibilitas personal brandmu. Dengan adanya ransangan dari kolaborasi, maka pembaca pun akan mudah mempersepsikan dirimu sebagai penulis yang hebat.

Seperti yang kita tahu bahwa penulis yang hebat adalah penulis yang mampu berdamai dengan dirinya sendiri dan mampu melawan segala masalah, baik yang datang dari tulisannya, dirinya sendiri, maupun orang lain. Di tahap ini, emosi bukan lagi alasan yang menjadikan penulis berhenti menulis, kecuali takdir.

Baca juga: Bagaimana Caranya Menjadi Penulis Seutuhnya Meskipun Gak Tahu Mau Tulis Tentang Apa

Oleh karena itu, kapan kamu mau menjadi penulis yang hebat? Kapan kamu mau bangun reputasi penulis yang lengkap? Jadilah sebaik-baik penulis yang mengerti tentang sahabat.

Membangun tim artinya kita membangun jaringan. Layaknya sebuah organisasi, ada ketua, wakil, seketaris, bendahara yang akan mengatur segala kepentingan tim kepenulisan. Makanya, dalam hal ini reputasinya terbagi dua, yaitu reputasi penulis personal dan reputasi penulis brand.

Membangun kedua hal tersebut tentunya harus seimbang. Jangan sampai ada di antara anggota tim terjadi hal-hal yang di luar kendali, seperti pengkhianatan atau ananiyah (egois).

Oke guys! Tetap semangat menulisnya, ya? mungkin kamu cuma butuh #SatuManfaatLagi agar tulisanmu bisa bermotivasi bagi dirimu dan orang lain. Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat! Jangan lupa untuk comment dan berlangganan agar terus mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.

Referensi:

Amit Ghosh, How to Stay Consistent and Realize Your Dreams, https://www.lifehack.org/788257/how-to-stay-consistent, 1 December 2020.

Tinggalkan Balasan